Pages

Subscribe:

Sabtu, 28 April 2012

Pengumuman Kelulusan Calon Siswa SMAN Pintar Tahun 2012

Pengumuman Kelulusan Calon Siswa SMAN Pintar Tahun 2012

Senin, 9 Januari 2012 Pengumuman kelulusan calon siswa SMAN Pintar Tahun 2012 telah dikeluarkan. Hal ini disampaikan Familus S.Pd Kepala SMAN Pintar melalui Ronaldo Rozalino S.Sn Humas SMAN Pintar.

Familus S.Pd menyampaikan kelulusan ini benar-benar murni berdasarkan hasil tes tertulis dan psikotes yang dijalani tanggal 4 dan 5 april 2012 lalu. Dari hasil tes yang dilaksanakan diambil setiap kecamatan 5 siswa dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Sehingga dari jalur khusus diambil 60 siswa yang akan dibiayai pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi hingga tamat sekolah.

Selanjutnya Suhelmon S.Pd.i MA Ketua Panita Penerima Peserta Didik Baru 2012 menyampaikan ada 2 kecamatan yang hanya lulus 3 siswa dan 4 siswa, sedangkan kuota yang diterima 5 siswa setiap kecamatan. Sehingga untuk mengisi kekurangan kuota diambil nilai yang tertinggi yaitu dari kecamatan Kuantan Tengah. Adapun kuota yang kurang dari Kecamatan Kuantan Hilir dan Kecamatan Logas Tanah Darat.

Ronaldo Rozalino S.Sn Humas SMAN Pintar menginformasikan bagi siswa yang telah lulus dapat mengambil formulir pendaftaran ulang di kampus SMAN Pintar Cq.Sekretariat PPDB 2012 hari Selasa, 10 April 2012 dengan membawa nomor peserta asli pada pukul 08.00-12.00 WIB. Dan bagi pihak sekolah yang ingin melihat hasil kelulusan silahkan melalui melalui media online yaitu Weblog SMAN Pintar dengan alamat situs smanpintar-kuantansingingi.blogspot.com

Dengan keluarnya hasil kelulusan Calon Siswa SMAN Pintar, Ronaldo Rozalino S.Sn berharap siswa yang akan diasramakan nantinya dengan status sekolah Boarding School . Diharapkan sudah mempersiapkan diri secara fisik dan mental, karena siswa tersebut nantinya akan dituntut untuk selalu bersikap disiplin, sosialis, dan bersih serta berakhlak mulia. Sehingga lulusan SMAN Pintar nantinya akan menjadi siswa yang berkarakter sesuai sistem pendidikan saat ini. Ungkap Ronaldo Rozalino S.Sn

»»  READMORE...

Senin, 09 April 2012

93 Siswa Calon SMAN Pintar Mengikuti Pembekalan

93 Siswa Calon SMAN Pintar Mengikuti Pembekalan 2

93 Siswa Calon SMAN Pintar Mengikuti Pembekalan

Selasa, 3 Maret 2012 Dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Ajaran 2012. Mengadakan pembekalan bagi 93 calon siswa SMAN Pintar yang sebelumnya telah lulus secara adminitrasi ditiap tiap kecamatan dari 12 kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Dan akan kembali untuk mengikuti tes tertulis yang akan diadakan tanggal 4 dan 5 April 2012 bertempat di SMAN Pintar. Ungkap Familus S.Pd kepala SMAN PIntar melalui Ronaldo Rozalino S.Sn Humas SMAN Pintar.

Suhelmon S.Pd.I MA Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru SMAN Pintar menyampaikan untuk pembekalan bagi 93 calon siswa SMAN Pintar dengan bidang mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi dan Kimia, yang dilaksanakan pada 2 dan 3 April 2012.

Selanjutnya Ronaldo Rozalino S.Sn menyampaikan tes tertulis dilaksanakan pada Rabu, 4 April 2012 bertempat di Auditorium. Dan hari Kamis, 5 April 2012 pelaksanaan tes Psikotes yang langsung dites oleh Guru Psikologi SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi.

Dari 93 Calon Siswa SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi, nantinya akan diambil 60 siswa yang akan menjadi siswa SMAN Pintar tahun pelajaran 2012. Ungkap Suhelmon S.Pd.I.,MA Ketua Panitia. Sehingga bila dilihat tidak melihat hasil dari perwakilan 5 siswa perkecamatan. Namun dari nilai yang paling baik berdasarkan rangking terbaik. Hal ini akan memberikan nilai kualitas setiap kecamatannya sehingga lulusan SMAN Pintar nantinya bisa bersaing dengan penuh kualitas yang dimiliki siswa tersebut. Ungkap Ronaldo Rozalino S.Sn

Familus S.Pd Kepala SMAN Pintar menegaskan kepada calon siswa SMAN Pintar dari setiap SMP/MTS se derajat, agar benar-benar mempersiapkan siswanya yang nantinya akan memasuki SMAN Pintar. Sehingga dari rata-rata yang dibutuhkan sesuai yang ditentukan dari penerimaan SMAN Pintar nantinya. Dan tidak ada unsur KKN dalam penerimaan peserta didik baru. Ungkapnya

»»  READMORE...

Jumat, 30 Maret 2012

Seluruh Siswa SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 2

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 3

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 4

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 5

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 6

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 7

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 8

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 9

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 10

SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar 11

Dok Photo Pribadi: Ronaldo Rozalino S.Sn

 Seluruh Siswa SMAN Pintar Dalam Kegiatan Dies Natalis ke 2 Tahun SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi. Sabtu, 10 Maret 2012.

Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke 2 Tahun yang jatuh tanggal 10 Maret 2012. SMAN Pintar mengadakan lomba tata boga antar siswa perkecamatan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi. Sebelum melaksanakan lomba, (saya mencoba eksis atau narsis yaa???). Berpoto bersama siswa  SMAN Pintar antar kecamatan.

Semoga denga adanya dokumentasi photo mempererat ikatan silaturahiim ananda semua bersama teman teman antar kecamatan, tentunya terjalin silaturahiim yang baik dan berkualitas  bersama saya (Insya Allah berkah yaaa). Sukses dan Salam AKI (Aktif Kreatif Inovati) Selalu.

»»  READMORE...

Kamis, 29 Maret 2012

VISI DAN MISI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

VISI dan MISI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Penyusunan visi dan misi Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi tidak dapat terlepas dari visi dan misi Kabupaten Kuantan Singingi. Visi Kabupaten Kuantan Singingi adalah :

“Terwujudnya Kabupaten Kuantan Singingi yang Bersih, Efektif, Religius, Cepat, Aman, Harmonis, Agamis, Berbudaya dan Sejahtera (BERCAHAYA)”

Untuk mencapai visi tersebut, maka ada beberapa misi Kabupaten Kuantan Singingi, yaitu :

1. Peningkatan upaya pencapaian pemerintahan yang bersih sebagai langkah mewujudkan terciptanya pemerintahan yang baik di Kabupaten Kuantan Singingi

2. Mengefektifkan dan mengoptimalkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi

3. Mempercepat pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah yang berkualitas dan berimbang serta mendorong berbagai lapangan usaha/ usaha baru yang memanfaatkan Sumber Daya Manusia lokal/ daerah.

4. Membangun hubungan yang harmonis sekaligus meningkatkan respon dan kepekaan aparat pemerintah Kuantan Singingi terhadap berbagai lapisan masyarakat.

5. Meningkatkan keamanan dan ketertiban seluruh lapisan masyarakat sekaligus menciptakan iklim yang kondusif bagi investor dalam menjalankan usahanya di Kabupaten Kuantan Singingi.

6. Penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan dalam masyarakat baik antar lingkungan maupun antar penduduk.

7. Pemantapan pembangunan infrastruktur daerah yang memadai.

8. Peningkatan pemanfaatan Sumber Daya Alam melalui optimalisasi agrobisnis dan agroindustri dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan sekitar secara berkesinambungan.

9. Peningkatan implementasi desentralisasi dan otonomi di daerah melalui reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.

10. Meningkatkan stabilitas kerukunan beragama dan melestarikan adat serta budaya daerah dan budaya nasional di lingkungan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Memperhatikan dan mengacu pada visi serta misi Kabupaten Kuantan Singingi di atas, dikaitkan dengan tugas dan fungsi Dinas Pendidikan sebagai perangkat daerah yang menangani bidang pendidikan, maka disusun visi Dinas Pendidikan sebagai berikut :

“TERWUJUDNYA PENDIDIKAN BERMUTU YANG MERATA BERLANDASKAN IMAN DAN TAQWA”

Penjelasan defenisi visi diatas adalah sebagai berikut :

1. BERMUTU mengandung makna terciptanya kondisi input, proses dan ouput yang memiliki daya saing.

2. MERATA mengandung makna seluruh kelompok sasaran mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu.

3. IMAN dan TAQWA mengandung arti bahwa seluruh kegiatan pendidikan didasari oleh nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Dalam rangka mewujudkan dan menjabarkan visi tersebut diatas maka Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi mengembangkan misi sebagai berikut :

NO

MISI

1

Memenuhi ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan di setiap jenjang pendidikan

2

Meningkatkan kualifikasi dan kompetensi tenagan pendidik dan kependidikan

3

Mengembangkan proses pembelajaran yang efektif dan inovatif

4

Mengembangkan kurikulum berbasis keunggulan lokal dan global

5

Meningkatkan peran serta masyarakat dan DUDI di bidang pendidikan

6

Memenuhi ketersediaan pendidik dan tenaga kependidikan sesuai dengan kualifikasi dan kompetensi yang dibutuhkan

Visi dan misi Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi akan lebih dapat tercapai dengan baik jika seluruh komponen yang terkait dengan pencapaian visi dan misi memiliki komitmen dan semangat untuk berkontribusi dengan rasa penuh tanggung jawab maka dikembangkan nilai-nilai sebagai berikut :

1. Profesionalisme

2. Kompetitif

3. Berwibawa

4. Bermoral

5. Partisipatif

6. Demokratis

7. Tanggung jawab

8. Transparan

9. Efisien

10.Efektif

Admin

»»  READMORE...

SMAN Pintar Berbahagia

Pesta Delfira Yusrila Dewi Spd dengan Praptu Isrianto

Kamis, 29 Maret 2012

Pesta Pernikahan

Ibu Delfira Yusrila Dewi S.Pd (Guru SMAN Pintar)

dengan

Praptu Isrianto

di Ds, Logas Tanah Darat Kabupaten Kuantan Singingi

Selamat Berbahagia Semoga menjadi keluarga   Sakinah Mawadah Warahmah. Amin

»»  READMORE...

Rabu, 28 Maret 2012

Labor Kamputer SMAN Pintar Bantuan Chevron Riau

Labor Kamputer SMAN Pintar Bantuan Chevron Riau

Labor Kamputer SMAN Pintar Bantuan Chevron Riau 2 

Labor Kamputer SMAN Pintar Bantuan Chevron Riau 3

Labor Kamputer SMAN Pintar Bantuan Chevron Riau 4

Dok. Ronaldo Rozalino S.Sn (Humas SMAN Pintar)

Labor Kamputer SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi  . Bantuan Chevron Provinsi Riau kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi

Admin

»»  READMORE...

Senin, 26 Maret 2012

Change Management Dalam Reformasi Birokrasi

Change Management Dalam Reformasi Birokrasi

Oleh:

 Wiriyanto Aswir  (Alumni Perdana SMAN Pintar, Mahasiswa Sospol UNRI)

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak reformasi ’98 mencapai puncaknya,sejumlah perubahan signifikan mulai bergulir.Ditandai dengan tuntutan kepada B.J.Habibie untuk dapat menggagas perubahan tersebut dalam kondisi masa yang tengah mengalami krisis multidimensi dalam perjalanannya.

Perubahan yang signifikan tadinya kini telah masuk ke semua elemen,terjadi pula di dalam tatanan pemerintahan .Pemerintah tidak saja harus mau dan bisa menerima kritik dan tuntutan tugas oleh reformasi ,dengan pemangkasan wewenang dan berbagai macam penambahan tugas baru pun ikut mewarnainya yang mana dalah hal ini pemerintah benar – benar harus dibawa dalam praktik good public governance (tata pemerintahan publik yang baik)dan juga clean government (pemerintah yang bersih),yang dalam untuk mencapainya benar-benarharus ada perubahan yang mendasar mencakup kelembagaan,sistem kerja,dan bahkan mind-set para pelakunya dari kalangan pejabat tinggi sampai ke karyawan (bawahan).

Reformasi yang oleh Qodri Aziz (2007) disebut sebagai “Tansformasi Birokrasi “ – sebenarnya dapat dianalogikan pada perubahan tingkat korporat (perubahan sektor swasta) yang tangah mengalami penurunan profityang bahkan tengah mendekati level “pailit/kebangkrutan” ,walau kita akui memang batasan antara korporat dan pemerintah tidaklah sama.Yang mana Korporat berorientasi kepada Profit ,bedanya,selain harus mendapatkan Profit ,pemerintah harus dapat menjamin pelayanan,keamanan,keteraturan,kemajuan bidang ekonomi, dan kesejahteraan rakyat sekaligus.

Namun,meskipun reformasi sudah berjalan 10 tahun ,dengan kemerdekaan lebih dari 60 tahun,kritik kinerja terhadap pemerintah dan birokrasi kita justeru semakin mengalir deras.Hal ini disamping oleh kinerja yang jelek,iklim keterbukaan dalam sistem saat ini yang memungkinkan individu dapat menyampaikan kritik secara luas yang terkadang cercaan.Menurut Qodri,salah satu penyebab belum terwujudnya reformasi adalah karena transformasi birokrasi memang belum terwujud secara riil.Reformasi total tidak akan terjadi sebelum dilakukan perbaikan kinerja birokrasi.Namun,perbaikan kinerja tersebut tidaklah cukup dilakukan secara Ad-hoc,parsial,atau setengah-setengah.Maka dari itulah konsep “change management”harus dipikirkan sebagai usaha mereformasi birokrasi secara mendasar,di dalam negara yang tengah mengalami krisis multidimensi yang mengancam dari semua lini.

Sebuiah konsep tentunya tidak akan banyak berarti tanpa penerapan yang riil ,karena hakikat dari konsep itu adalah upaya dan implementasi nyata akan keberadaannya.Begitu juga halnyadengan change management dalam birokrasi,dalam hal ini terdapat uraian ringkas mengenai langkah konkret upaya yang dalam hal ini untuk menerapkan konsep change management dalam birokrasi.

Change Management dalam Pembenahan Birokrasi

Meskipun lebih dikenal di dunia korporat ,konsep Change Management (CM)perlu di implementasikan di dalam dalam public governance.Untuk itu harus ada upaya pengendalian tanpa kompromiatau toleransi ,sebagai langkah awal.Hal ini mengisyaratkan bahwa pelaksanaannya harus sesuai dengan dengan target dan goals yang telah diputuskan,serta diiringi dengan sistem kendali multidimensi untuk mutu yang ketat.

Oleh karenanya konsep "reward and punishment" yang jelas sekali ditetapkan ,haris berjalan secara berkesinambungan ,tanpa putus,sehingga semua sanksi harus dapat ditegakkan:law enforcement.Jika memang dipandang perlu ,dapat di buat semacam tim/badan khusus untuk mengawalnya.

Change management harus diawali dengan blue print atau rencana induk (grand design) dan dikawal dengan payung hukum yaitu dengan dilandasi dengan Perpres,PP.jangan menggunakan UU karena didalamnya nmasih rawan terjadinya tarik ulur politik ,yang notabenenya akan memerlukan tawar-menawar kepentingan. Yang disebut-sebut sebagai grand design ini bisa juga berupa konseptualisasi yang lebih detil dari salah satu aspek RPJM Nasional yang sudah dimiliki,namun tetap difokuskan pada change management pada birokrasi pemerintahanyang implementasinya minimal harus mencakup :

1.Menghentikan pendarahan ( Stop the bleeding)

Adalah tindakan yang dilakukan dan atau yang tidak dilakukan yang dapatmengakibatkan kehancuran sistem kinerja birokrasi yang semakin parah.Ini ibaratkan pendarahan yangbila tidak disumbat akan menyebabkan penyakit yang semakin menggerogoti kesehatan badan.Dapat dilakukan dengan meninjau fee oleh birokrat,inefisiensi penggunaan anggaran,lemahnya komitmen pimpinan birokrasi sertya integritas yang cacat.

2.Stop Lemahnya Komitmen Pemimpin

Dalam hal kepemimpinan,Kelemahan komitment inilah yang merupakan pendarahan hebatnya.yang mana harus terwujud dalam hati seorang pemimpin kesadaran terhadap adanya krisis yang dahsyat yang akan membawa malapetakadan kesengsaraan sistematis terhadap anak cucu bila tidak segera diselesaikan.maka dari itu caranya antara lain membuat semua pejabatdan birokrat menjadi well-informed.semua pejabat harus diberikan informasi dan sosialisasi mengenai pentingn ya reformasi dalam melakukan komitmennya tadi.

3.Stop Inefisiens Penggunaan Anggaran

Tema utamanya adalah Penyumbatan inefisiensi dalam kerangka managemen .Disini sistem penganggaran yang berbasiskan kinerja harus benar0benar diterapkan.Masalah prosedur hendaknya juga jangan mengalahkan orientasi outcome.

4.stop pemberian dan poenerimaan komisi

Praktik cacat berupa penerimaan fee,tip,komisi,atau apapun namanya oleh birokrat( dari PNSdi level rendah sampai pejabat tinggi) dari pihak yang memperoleh jasa dari kerja birokrasi,walau sekadar “uang rokok” yang akan menimbulkan budaya “pamrih” dan “tak tau malu,bergerak bila ada upah” yang akan menimbulkan efek negatif sepeti bahwa jika tidak ada fee ,birokrasi tidak akan melayani dengan baik dan maksimal,serta diskriminasi dimana-mana pun tak mungkin terhindarkan.

5.Stop Glamournya fasilitas

Sampai kini belum ada standard yang jelas mengenai fasilitas pejabat eselon satu ke bawah.Ini mencakup hal yang berkaitan dengan hal yang tampak semacam Rumah dinas,kantormmobil,hingga hal hal detil seperti pakaian,ATK dsb.Hal ini perlu diperhatikan dan dibentuk aturan main yang jelas dan transparan supaya tidak ada lagi penyimpangan dilapangan walau hanya dalam bentuk budaya “cek kosong”

6.Stop pemekaran Birokrasi Akibat pemekaran Wilayah

Pemekaran wilayah adalah inefisiensi yang luar biasa dari sisi keuangan.bisa di cek berapa biayayang harus dikeluarkan untuk infrastruktur,gaji pegawai,fasilitas-fasilitas yang harus disediakan negara untuk tiap daerah tingkatnya.

Aneh bin ajaib ketika birokrasi negara maju semakin efisiens,namun birokrasi kita justru semakin membengkak.Ketika negara maju inginkan penerapan sistem “merger” kita justeru menggembar-gemborkan pemecahan kekuasaan yang menghasilkan raja raja kecil di tiap wilayahnya.

Maka daripada itu harus diterapkan segera pertaturan ketat bahwa tiap daerah pemekaran harus mampu bermandiri dan self-suffency ,maka sebelum diadakannya pemekaran wilayah harus sangat dipertimbangkan secara rasional kematangan dan kemampuan wilayah tersebut dalam mengelola kekuangan dan standar sumber pendapatan asli yang harus menjadi hal yang sangat urgent nantinya.

Seta kebiasaan Gaji-13 harus dievaluasi,baik dari tataran teknisnya,maupun potongan khusus oleh pemerintah daerah tersebut juga harus dikawal keberadaannya.

7.Profesionalisme,Integritas yang harus sellu di”doktrin”kan kepada tiap otak dari pada pejabat dan birokrat.

(Tulisan Ini sudah dipublish id.berita.yahoo.com/)

»»  READMORE...